Water Heater: Jenis, Cara Kerja, Kelebihan, dan Kekurangan

20/11/2023, 10:04 WIB
Artikel dan Ilustrasi ini dibuat dengan bantuan artificial intelligence (AI). Dimohon untuk bijak memanfaatkan informasi. Jika Anda menemukan ada kesalahan informasi atau kesalahan konteks, silakan memberitahu kami ke feedbackohbegitu@gmail.com
Water Heater: Jenis, Cara Kerja, Kelebihan, dan Kekurangan
Ilustrasi Water Heater (Midjourney)
Table of contents
Penulis: Nurlaila Utari
Editor: Nurlaila Utari

OHBEGITU.com - Water heater adalah alat yang digunakan untuk memanaskan air. Alat ini sangat berguna untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci piring, mencuci baju, dan lain sebagainya. Ada beberapa jenis water heater yang tersedia di pasaran, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Artikel ini akan membahas jenis-jenis water heater, cara kerja, kelebihan, dan kekurangan masing-masing jenis.

Apa itu Water Heater?

Water heater adalah alat yang digunakan untuk memanaskan air. Alat ini bekerja dengan cara mengalirkan air melalui pemanas yang terdapat di dalamnya. Pemanas tersebut dapat menggunakan listrik, gas, atau energi matahari.

Baca juga: Mencegah Perabotan Kayu Lapuk: Tips Praktis untuk Merawat Perabotan Rumah

Jenis-jenis Water Heater

1. Water Heater Listrik

Water heater listrik adalah jenis water heater yang paling umum digunakan. Alat ini bekerja dengan cara mengalirkan arus listrik melalui elemen pemanas yang terdapat di dalamnya. Air yang mengalir melalui pemanas tersebut akan dipanaskan dan keluar melalui pipa keluaran. Kelebihan dari water heater listrik adalah mudah dipasang dan tidak memerlukan banyak ruang. Namun, kekurangannya adalah biaya operasional yang cukup tinggi.

2. Gas Water Heater

Gas water heater adalah jenis water heater yang menggunakan gas sebagai bahan bakar. Alat ini bekerja dengan cara membakar gas di dalam ruang bakar untuk memanaskan air. Air yang sudah dipanaskan akan keluar melalui pipa keluaran. Kelebihan dari gas water heater adalah biaya operasional yang lebih murah dibandingkan dengan water heater listrik. Namun, kekurangannya adalah memerlukan ruang yang cukup besar untuk instalasi dan memerlukan ventilasi yang baik.

3. Air Conditioning Water Heater (ACWH)

Air conditioning water heater (ACWH) adalah jenis water heater yang menggunakan sistem pendingin udara untuk memanaskan air. Alat ini bekerja dengan cara mengalirkan udara dingin melalui pemanas yang terdapat di dalamnya. Udara yang sudah dipanaskan akan mengalir ke dalam ruangan dan memanaskan air. Kelebihan dari ACWH adalah biaya operasional yang lebih murah dibandingkan dengan water heater listrik dan gas water heater. Namun, kekurangannya adalah memerlukan ruang yang cukup besar untuk instalasi dan tidak cocok untuk daerah yang memiliki suhu udara yang rendah.

Baca juga: Mengatasi Masalah Kutu Kasur: Tips Ampuh untuk Kebersihan Tidur

4. Heat Pump Water Heater

Heat pump water heater adalah jenis water heater yang menggunakan sistem pompa panas untuk memanaskan air. Alat ini bekerja dengan cara mengalirkan udara dingin melalui pemanas yang terdapat di dalamnya. Udara yang sudah dipanaskan akan mengalir ke dalam ruangan dan memanaskan air. Kelebihan dari heat pump water heater adalah biaya operasional yang lebih murah dibandingkan dengan water heater listrik dan gas water heater. Namun, kekurangannya adalah memerlukan ruang yang cukup besar untuk instalasi dan tidak cocok untuk daerah yang memiliki suhu udara yang rendah.

5. Solar Water Heater (SWH)

Solar water heater (SWH) adalah jenis water heater yang menggunakan energi matahari untuk memanaskan air. Alat ini bekerja dengan cara mengalirkan air melalui pipa yang terdapat di dalam panel surya. Panel surya akan menyerap energi matahari dan memanaskannya. Air yang sudah dipanaskan akan keluar melalui pipa keluaran. Kelebihan dari SWH adalah biaya operasional yang sangat murah dan ramah lingkungan. Namun, kekurangannya adalah memerlukan instalasi yang cukup rumit dan tidak cocok untuk daerah yang memiliki curah hujan yang tinggi.

Cara Kerja Water Heater

1. Water Heater Listrik

Water heater listrik bekerja dengan cara mengalirkan arus listrik melalui elemen pemanas yang terdapat di dalamnya. Elemen pemanas tersebut akan memanaskan air yang mengalir melaluinya. Air yang sudah dipanaskan akan keluar melalui pipa keluaran.

Baca juga: Tamu Tak Diundang: Tips Efektif Mencegah Kutu di Kasur

2. Gas Water Heater

Gas water heater bekerja dengan cara membakar gas di dalam ruang bakar untuk memanaskan air. Air yang sudah dipanaskan akan keluar melalui pipa keluaran.

3. Air Conditioning Water Heater (ACWH)

ACWH bekerja dengan cara mengalirkan udara dingin melalui pemanas yang terdapat di dalamnya. Udara yang sudah dipanaskan akan mengalir ke dalam ruangan dan memanaskan air. Air yang sudah dipanaskan akan keluar melalui pipa keluaran.

4. Heat Pump Water Heater

Heat pump water heater bekerja dengan cara mengalirkan udara dingin melalui pemanas yang terdapat di dalamnya. Udara yang sudah dipanaskan akan mengalir ke dalam ruangan dan memanaskan air. Air yang sudah dipanaskan akan keluar melalui pipa keluaran.

5. Solar Water Heater (SWH)

SWH bekerja dengan cara mengalirkan air melalui pipa yang terdapat di dalam panel surya. Panel surya akan menyerap energi matahari dan memanaskannya. Air yang sudah dipanaskan akan keluar melalui pipa keluaran.

Kelebihan dan Kekurangan Water Heater

  1. Water Heater Listrik:
    • Kelebihan: Mudah dipasang
    • Kekurangan: Biaya operasional tinggi
  2. Gas Water Heater:
    • Kelebihan: Biaya operasional lebih murah
    • Kekurangan: Memerlukan ruang instalasi besar
  3. Air Conditioning Water Heater (ACWH):
    • Kelebihan: Biaya operasional lebih murah
    • Kekurangan: Tidak cocok untuk suhu udara rendah
  4. Heat Pump Water Heater:
    • Kelebihan: Biaya operasional lebih murah
    • Kekurangan: Memerlukan ruang instalasi besar
  5. Solar Water Heater (SWH):
    • Kelebihan: Biaya operasional sangat murah, ramah lingkungan
    • Kekurangan: Memerlukan instalasi rumit, tidak cocok untuk daerah dengan curah hujan tinggi

Tanda-tanda Saatnya Mengganti Water Heater

Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa water heater perlu diganti, antara lain:

  • Volume air hangat yang menurun
  • Tagihan pemanas air yang meningkat
  • Usia water heater yang sudah tua

Penutup

Dalam memilih water heater, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan air hangat, efisiensi energi, dan biaya operasional. Selain itu, perawatan rutin dan perhatian terhadap tanda-tanda kerusakan akan membantu memperpanjang umur water heater. Dengan pemahaman yang baik tentang jenis-jenis water heater dan tanda-tanda penggantian yang tepat, kita dapat memastikan ketersediaan air hangat yang nyaman di rumah.

Properti Lainnya