Forest City: Konsep Ibu Kota Nusantara yang Berkelanjutan

04/12/2023, 14:09 WIB
Artikel dan Ilustrasi ini dibuat dengan bantuan artificial intelligence (AI). Dimohon untuk bijak memanfaatkan informasi. Jika Anda menemukan ada kesalahan informasi atau kesalahan konteks, silakan memberitahu kami ke feedbackohbegitu@gmail.com
Forest City: Konsep Ibu Kota Nusantara yang Berkelanjutan
ilustrasi konsep forest city (midjourney)
Table of contents
Editor: Luqman Alfadil

OHBEGITU.com - Pada tahun 2019, Presiden Joko Widodo mengumumkan rencananya untuk memindahkan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Ibu kota baru ini, yang dikenal sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN), direncanakan akan menjadi kota yang unik dengan menerapkan konsep Forest City. Konsep ini akan membuat IKN menjadi ibu kota negara pertama di dunia yang menerapkan konsep Forest City.  Artikel ini akan membahas konsep, manfaat, dan tantangan dalam pembangunan kota hutan, serta contoh nyata penerapan konsep ini di berbagai belahan dunia.

Konsep Forest City

Konsep Forest City mengusung visi untuk menciptakan kota-kota yang berdampingan harmonis dengan alam, di mana hutan bukan hanya menjadi latar belakang visual, tetapi juga bagian integral dari infrastruktur dan gaya hidup kota. Pembangunan kota hutan memperhatikan aspek-aspek seperti penghijauan, konservasi air, pengelolaan limbah, dan penggunaan energi terbarukan. Dengan demikian, kota hutan bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga pusat inovasi dalam penerapan teknologi hijau dan gaya hidup berkelanjutan.

Baca juga: Mencegah Perabotan Kayu Lapuk: Tips Praktis untuk Merawat Perabotan Rumah

Manfaat Pembangunan Kota Hutan

Pembangunan kota hutan menawarkan berbagai manfaat, baik bagi lingkungan maupun masyarakat yang tinggal di dalamnya. Salah satu manfaat utamanya adalah peningkatan kualitas udara dan lingkungan hidup, karena adanya hutan dan taman yang berfungsi sebagai penyerap polusi dan habitat bagi berbagai spesies flora dan fauna. Selain itu, kota hutan juga menciptakan ruang terbuka hijau yang memperindah kota, meningkatkan kesehatan mental dan fisik penduduk, serta mengurangi efek urban heat island.

Tantangan dalam Pembangunan Kota Hutan

Meskipun memiliki berbagai manfaat, pembangunan kota hutan juga dihadapkan pada berbagai tantangan. Salah satunya adalah ketersediaan lahan yang memadai untuk penghijauan dan pembangunan infrastruktur hijau. Selain itu, diperlukan investasi dan komitmen jangka panjang dari pemerintah, pengembang, dan masyarakat untuk mewujudkan visi kota hutan. Selain itu, perencanaan yang matang dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan juga menjadi kunci keberhasilan dalam pembangunan kota hutan.

Konsep Forest City untuk Ibu Kota Nusantara

Konsep Forest City yang akan diterapkan di Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan upaya untuk menciptakan keseimbangan antara pembangunan perkotaan dan pelestarian lingkungan. Menurut Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bambang Susantono, hanya 25% dari total area Nusantara yang akan dibangun, sedangkan 75% sisanya akan menjadi area hijau, termasuk 65% area hutan tropis. Hal ini akan memungkinkan warga Nusantara untuk hidup berdampingan dengan alam. Konsep ini dipilih karena IKN berlokasi di wilayah yang di dalamnya terdapat kawasan hutan dan memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi.

Baca juga: Mengatasi Masalah Kutu Kasur: Tips Ampuh untuk Kebersihan Tidur

Dukungan dan Kolaborasi dalam Pengembangan Forest City

Pengembangan Forest City di Ibu Kota Nusantara juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BSILHK). Mereka fokus pada upaya mempertahankan dan merestorasi hutan dengan pendekatan landscape yang terintegrasi, serta mengidentifikasi dan menganalisis berbagai standar lingkungan hidup dan kehutanan yang diperlukan untuk pembangunan IKN. Selain itu, Program for Locally-led Urban Sustainability (PLUS) dari USAID juga turut serta dalam upaya pengembangan Forest City di IKN, dengan menyusun laporan perencanaan Forest City yang mencakup manajemen ruang hijau, perencanaan tata kota, dan optimasi layanan ekosistem

Kesimpulan

Pembangunan kota hutan menawarkan solusi inovatif dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan perubahan iklim. Dengan memanfaatkan teknologi hijau dan keterlibatan masyarakat, kota hutan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, indah, dan berkelanjutan. Melalui studi kasus seperti Forest City, kita dapat belajar bagaimana mewujudkan visi kota hutan dan mengintegrasikannya ke dalam pembangunan kota masa depan.

Baca juga: Tamu Tak Diundang: Tips Efektif Mencegah Kutu di Kasur

Properti Lainnya