SELAMA berabad-abad, wilayah yang kini dikenal sebagai Rusia dan Ukraina memiliki sejarah yang saling terkait erat. Keduanya pernah menjadi bagian dari Rus Kiev (Kievan Rus), yang dikenal sebagai cikal bakal negara Rusia, Belarus, dan Ukraina (Billington, The Icon and the Axe, 1966).
Dalam perkembangan selanjutnya, Mongol menaklukkan Rus Kiev, Namun Rusia bangkit di bawah kepemimpinan Moskwa.
Ukraina, di sisi lain, dikuasai oleh Polandia dan Lituania sebelum akhirnya masuk ke dalam lingkup kekuasaan Rusia pada abad ke-17 dan ke-18.
Baca juga: Aleksander Agung: Kehidupan Awal dan Latar Belakangnya
Selama era Uni Soviet, Ukraina menjadi salah satu republik pendiri dan memainkan peran kunci dalam sejarah dan politik Soviet.
Populasi Etnis di Rusia dan Ukraina
Rusia adalah negara yang sangat beragam dengan lebih dari 190 kelompok etnis. Walaupun orang Rusia (Slavia Timur) mendominasi, ada juga banyak kelompok lain seperti Tatar, Bashkir, dan Chuvash.
Ukraina, meskipun kurang beragam dari Rusia, memiliki populasi yang terdiri dari mayoritas Ukraina dan minoritas Rusia yang signifikan, serta kelompok etnis lain seperti Krymchaks dan Tatar Krimea.
Baca juga: Mengenal Ciri-Ciri Simbolisme
Menurut Miller (The Ukrainian Question, 2003), hubungan antara orang Ukraina dan Rusia sering kali bersifat simbiotis, meskipun ada konflik dan ketegangan pada momen-momen tertentu dalam sejarah.
Sejarah Migrasi dan Interaksi Antar Kelompok Etnis
Migrasi antar wilayah Rusia dan Ukraina telah terjadi selama berabad-abad. Banyak orang Rusia yang pindah ke Ukraina terutama selama periode industrialisasi Soviet dan sering kali menetap di kota-kota besar.
Sebaliknya, banyak orang Ukraina yang pindah ke Rusia untuk alasan kerja atau pendidikan.
Baca juga: Apa Itu Simbolisme: Definisi, Sejarah, dan Fungsinya
Interaksi antar kelompok etnis ini sering kali damai, namun ada juga masa-masa ketegangan, terutama pada saat-saat perubahan politik besar atau krisis nasional.
Persamaan dan Perbedaan Bahasa Rusia dan Ukraina
Berdasarkan keluarga bahasa Slavia Timur, bahasa Rusia dan Ukraina memiliki banyak kesamaan dalam kosakata dan tata bahasa. Namun, seiring berjalannya waktu, keduanya telah mengembangkan karakteristik yang membedakannya.
Ukraina, dengan pengaruh kuat dari Polandia dan bahasa Slavia lainnya, memiliki fitur unik yang membedakannya dari Rusia. Sementara itu, Rusia dipengaruhi oleh bahasa-bahasa Turki dan Ural lainnya (Sussex & Cubberley, The Slavic Languages, 2006).
Walaupun demikian, penutur asli dari salah satu bahasa ini bisa memahami yang lain dengan sedikit kesulitan, meskipun ada perbedaan dalam pelafalan dan beberapa kata kunci.
Tradisi dan Adat Istiadat
Rusia dan Ukraina, berkat kedekatannya yang historis, memiliki banyak tradisi dan adat istiadat yang saling berkaitan. Tradisi perayaan musim semi, seperti Maslenitsa di Rusia dan Masnytsia di Ukraina, menandai akhir musim dingin dengan kegiatan seperti membuat bliny atau makanan berbahan dasar gandum.
Di sisi lain, keduanya membanggakan tradisi ornamen telur Paskah yang dikenal sebagai Pysanka di Ukraina dan Fabergé di Rusia.
Sementara tradisi pakaian tradisional Rusia disebut sarafan dan kosovorotka, Ukraina memiliki vyshyvanka - blus atau kemeja dengan bordir khas (Wilson, The Ukrainians: Unexpected Nation, 2002).
Agama
Sejarah agama di Rusia dan Ukraina juga saling terkait erat. Keduanya adalah pusat Ortodoksi Timur. Namun, dengan berjalannya waktu, Ukraina juga melihat pertumbuhan Gereja Katolik Yunani yang unik.
Walaupun ada persamaan dalam ritual dan tradisi liturgis, ada juga perbedaan teologis dan organisasional yang mendasar.
Pada era modern, meskipun hubungan antara gereja di kedua negara kadang-kadang tegang, banyak upaya telah dilakukan untuk menjembatani perbedaan dan meningkatkan dialog (Plokhy, The Origins of the Slavic Nations: Premodern Identities in Russia, Ukraine, and Belarus, 2006).
Sastra dan Seni
Kedua negara memiliki tradisi sastra yang kaya dan berakar kuat. Meskipun penulis seperti Tolstoy dan Dostoyevsky terkenal di seluruh dunia sebagai ikon sastra Rusia, Ukraina juga memiliki penulis terkenal seperti Taras Shevchenko dan Ivan Franko.
Kedua tradisi sastra tersebut berfokus pada perjuangan nasional, cinta, alam, dan pertentangan antara tradisi dengan modernitas.
Dalam seni, kedua negara membanggakan diri dengan tradisi seni lukis ikon mereka, namun Ukraina khususnya dikenal dengan seni mosaik dan fresko yang luar biasa di gereja-gereja seperti St. Sophia di Kiev (Grabowicz, The Poet as Mythmaker: A Study of Symbolic Meaning in Taras Ševčenko, 1982).
Referensi:
Billington, J. H. The Icon and the Axe: An Interpretative History of Russian Culture. Vintage. (1966).
Miller, A. The Ukrainian Question: The Russian Empire and Nationalism in the Nineteenth Century. Central European University Press. (2003).
Sussex, R., & Cubberley, P. The Slavic Languages. Cambridge University Press.(2006).
Wilson, A. The Ukrainians: Unexpected Nation. Yale University Press. (2002).
Plokhy, S. The Origins of the Slavic Nations: Premodern Identities in Russia, Ukraine, and Belarus. Cambridge University Press. (2006).
Grabowicz, G. G. The Poet as Mythmaker: A Study of Symbolic Meaning in Taras Ševčenko. Harvard Ukrainian Research Institute. (1982).